Terdorong untuk Terbang Keatas

Mukharom.com Jum’at lalu kami di undang untuk Kick Off meeting di salah satu Perusahaan di Negeri ini. Tujuannya untuk presentasi mengenai layanan kami sekaligus untuk re-konfigurasi tentang email server. Yang di undang oleh mereka adalah Tim Teknis atau Tim Support kami, sebagai Tim Sales saya pun santai-santai saja karena pede tidak akan berangkat.

Yang ditunjuk saat itu adalah Rizky, salah satu rekan seumuran saya di Excellent. Ya Rizky merupakan Tim Junior di Excellent sama seperti saya, namun wajah Rizky terlihat senior dari saya. Karena lokasinya cukup jauh, kunjungan tersebut direncanakan untuk 2 orang. Namun saat itu tidak ada yang maju, karena kebetulan kami kehilangan 3 Tim lain. Mas Arif selaku tukang presentasi sedang liburan ke Timur Pulau Jawa, sedangkan Om Ahmad selaku senior Tim Support sedang ada pekerjaan di Perusahaan Asuransi.

Pak Vavai mengajukan diri untuk menemani Rizky saat itu, untuk berangkat Presentasi dan konfigurasi. Total ada 5 Tim kami yang kabur di hari Senin kali itu, markas kami cukup sepi.

Keadaan Berubah, Mau bagaimana lagi?

Sore hari tiba, keputusan pun diubah. Pak Vavai memutuskan saya untuk berangkat bersama Rizky, saya sempat ragu untuk menyetujuinya. Namun karena Boss yang sudah menunjuk, mau apa lagi. Saya ragu karena kami berdua masih bisa dibilang junior, anak muda, bocah, walaupun wajah Rizky senior. Masalahnya klien yang akan ditemui berasal dari perusahaan yang cukup besar, dan kami belum punya pengalaman lebih untuk berbicara di depan orang yang lebih tinggi.

Sebelumnya saya memang sudah pernah melakukan kunjungan bersama Rizky di salah satu klien Bank untuk melakukan Audit email server, namun hanya pekerjaan saja tanpa adanya presentasi. Karena memang skill kami sangat minim untuk  berbicara di depan orang banyak, terlebih lagi orang yang dihadapi lebih tinggi jabatannya atau ilmunya, membuat kami kadang down di depan mereka.

Mencoba Melangkah

Dengan keadaan tersebut akhirnya saya memutuskan untuk melangkah, berdua dengan Rizky untuk show presentasi. Menempuh perjalanan dari Planet Bekasi ke Tangerang, lokasinya dekat dengan Bandara Soekarno Hatta, naik Damri seharga Rp45.000,- lalu lanjut mencari Go Car ke lokasi.

Penampakan Bandara Soekarno Hatta

 

Kami berdua sampai di lokasi dan sempat menunggu Team dari Klien tersebut kumpul, sekitar 15 menit. Kemudian masuk ke ruangan meeting saat itu, berdiskusi kecil sebelum Rizky maju untuk presentasi. Saya menjadi operator saat itu, sekaligus membantu Rizky menjawab pertanyaan yang disampaikan mereka. Berusaha professional dan tampil bagaikan orang professional, bukan sebagai bocah yang planga-plongo.

Dilanjut dengan makan siang, melaksanakan kewajiban muslim, dan lanjut melakukan re-konfigurasi. Pa Kadiv (kepala divisi TI) sempat memanggil kami untuk berdiskusi, untungnya tidak ada yang aneh-aneh, pertanyaan, pembicaraan, dan sebagainya. Hingga akhirnya waktu berjalan, senja mulai datang, Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar.

Kembali Pulang

Pulang dari Tangerang disaat senja mulai datang

Alhamdulillah pekerjaan kali itu lancar, jam terbang saya bertambah dengan adanya ini. Walau dengan rasa ragu di awalnya, semua saya hadapi dengan professional. Terbang seperti burung, menelusuri langit biru, tak usahlah murung, sambut hari yang baru. Bekasi sangatlah jauh, jadi aku yakin baru tiba di Bekasi pada malam hari. Sayonara Tangerang.

 

Fajar Mukharom:
Related Post